Mahasiswa Program Belajar Bersama Komunitas (BBK) 7 Universitas Airlangga melaksanakan program kerja SAPA UMKM (Strategi Akselerasi Pemberdayaan UMKM). Program ini bertujuan untuk membantu pelaku UMKM di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan semakin siap bersaing di era digital.
Melalui SAPA UMKM, mahasiswa BBK 7 UNAIR melakukan pendampingan secara langsung dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Bentuk pendampingan yang diberikan meliputi pendaftaran Google Maps, pembuatan QRIS sebagai metode pembayaran nontunai, pembuatan nama usaha bagi UMKM yang belum memiliki identitas, serta pembuatan banner usaha sebagai media promosi. Pendampingan ini dilakukan secara personal dengan mendatangi satu per satu lokasi usaha agar manfaat yang dirasakan lebih optimal.
Terdapat lima UMKM di Desa Tegalsari telah mendapatkan pendampingan dengan bentuk bantuan yang berbeda-beda. Salah satu pemilik UMKM, Shella, mengungkapkan rasa terima kasih atas program ini. “Saya sangat terbantu dengan adanya pendampingan dari mahasiswa BBK. Terima kasih telah membantu dibuatkan QRIS dan juga mengajarkan sistem serta cara pengelolaannya,” ujarnya.
#SDG8 #PekerjaanLayakdanPertumbuhanEkonomi #SDGsUNAIR